lampung – Kabid Pemprov Sulbar Duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar). Seorang pejabat berinisial MA, yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di salah satu dinas strategis Pemprov Sulbar, meninggal dunia setelah mobil dinas yang dikendarainya menabrak pembatas Jembatan Arteri Mamuju, Sabtu dini hari (26/10/2025).
Insiden ini sontak menggemparkan warga sekitar. Mobil dinas berpelat merah tersebut terlihat ringsek parah di bagian depan, dengan kaca pecah dan bodi nyaris terbelah dua.
Kronologi Kecelakaan di Tengah Sunyi Dini Hari

Baca Juga : 5 Pilihan Rumah Serba Rp 150 Juta-an di Metro, Dekat Pusat Kota Lampung
Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 02.30 WITA. Saat itu, MA melaju dari arah Jalan Arteri menuju pusat Kota Mamuju. Cuaca digambarkan cerah namun jalan cukup sepi.
Diduga, mobil yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya hilang kendali di tikungan jembatan. Mobil langsung menabrak pembatas beton hingga terpental sejauh beberapa meter.
“Kendaraan melaju cukup cepat, kemungkinan sopir tidak sempat mengerem ketika hendak melintasi jembatan,” ujar Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP I Wayan Surya.
Warga Sekitar Kaget, Korban Sudah Tak Sadarkan Diri
Suara benturan keras membangunkan warga sekitar jembatan. Beberapa orang langsung berlari ke lokasi untuk menolong, namun kondisi korban sudah sangat kritis.
“Kami dengar suara keras banget, kayak ledakan. Pas didekati, mobilnya hancur dan orangnya nggak bergerak,” kata Risman, warga sekitar yang pertama mengevakuasi korban.
Petugas kepolisian dan tim medis yang datang ke lokasi beberapa menit kemudian sempat membawa korban ke RS Regional Mamuju, namun nyawanya tak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.
Mobil Dinas dan Identitas Korban
Mobil dinas yang dikendarai korban adalah Toyota Innova Reborn berpelat merah DC 1234 SB, yang terdaftar atas nama salah satu instansi Pemprov Sulbar. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengemudi seorang diri dan tidak dalam perjalanan dinas resmi.
“Kami masih menyelidiki apakah korban sedang pulang dari kegiatan pribadi atau pekerjaan,” jelas AKP Wayan.
Sementara itu, pihak keluarga korban sudah tiba di rumah sakit dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di kawasan Rimuku, Mamuju.
Suasana Duka di Kantor Pemprov Sulbar
Kabar duka ini langsung menyebar cepat di lingkungan Pemprov Sulbar. Sejumlah rekan sejawat korban mengaku terkejut dan berduka mendalam, mengingat MA dikenal sebagai pejabat yang ramah, disiplin, dan dekat dengan bawahan.



![73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat[1] Pelaku Penjarah Rumah](https://www.eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat1-148x111.jpg)
![12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap[1] Misteri Pengacara](https://www.eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap1-148x111.webp)
![IMG-20251213-WA0191[1]](https://www.eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251213-WA01911-148x111.jpg)